MUI Kabupaten Kampar Gelar Jaulah Pimpinan Bertema Fiqih Qurban Jelang Iduladha 1447 H

oleh -14 Dilihat

Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 H / 2026 M, Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Kampar melaksanakan kegiatan Jaulah Pimpinan ke sejumlah kecamatan di Kabupaten Kampar dengan mengusung tema β€œFiqih Qurban”. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pembinaan umat sekaligus memberikan pemahaman keagamaan kepada masyarakat terkait pelaksanaan ibadah qurban sesuai syariat Islam.

Jaulah pimpinan tersebut melibatkan jajaran pengurus dan pimpinan MUI Kabupaten Kampar yang turun langsung ke tengah masyarakat untuk menyampaikan materi seputar hukum, tata cara, syarat hewan qurban, hingga hikmah pelaksanaan ibadah qurban dalam kehidupan sosial umat Islam.

Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Kampar, Abuya Dr. H. Mendra Siswanto, M.Sy, menyampaikan bahwa kegiatan jaulah ini menjadi bagian dari dakwah dan edukasi keagamaan agar masyarakat semakin memahami pentingnya pelaksanaan qurban yang benar dan sesuai tuntunan syariat.

β€œMelalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang fiqih qurban, mulai dari syarat hewan, waktu penyembelihan, pembagian daging qurban, hingga nilai keikhlasan dan kepedulian sosial yang terkandung dalam ibadah qurban,” ujarnya.

Jaulah perdana dijadwalkan akan dimulai pada 09 Mei 2026 bertempat di Masjid Al Fajri, Kecamatan XIII Koto Kampar. Kegiatan tersebut menjadi pembuka rangkaian safari dakwah dan pembinaan umat yang akan dilaksanakan di berbagai wilayah di Kabupaten Kampar menjelang Iduladha.

Dalam setiap kunjungan, para pimpinan MUI juga mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum Iduladha sebagai sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah, kepedulian terhadap sesama, serta meningkatkan semangat pengorbanan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan jaulah pimpinan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan pengurus masjid di berbagai kecamatan. Selain penyampaian materi fiqih qurban, kegiatan juga diisi dengan dialog keagamaan dan tanya jawab seputar persoalan ibadah qurban yang sering ditemui di tengah masyarakat.

Melalui program tersebut, Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Kampar berharap masyarakat dapat melaksanakan ibadah qurban dengan lebih baik, tertib, dan sesuai ketentuan syariat, sehingga nilai ibadah dan manfaat sosialnya benar-benar dirasakan oleh umat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *