Ketua dan Sekretaris Umum MUI Kampar Ikuti MUSDA VIII MUI Riau

oleh -34 Dilihat

Pekanbaru β€” Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kampar menghadiri undangan Musyawarah Daerah (MUSDA) VIII Majelis Ulama Indonesia Provinsi Riau Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan MUI Provinsi Riau.

Hadir mewakili MUI Kabupaten Kampar, Ketua Umum MUI Kabupaten Kampar, Abuya Dr. H. Mawardi Muhammad Saleh, Lc., M.A, bersama Sekretaris Umum MUI Kabupaten Kampar, Dr. H. Mendra Siswanto, M.Sy. Keduanya hadir sebagai peserta resmi MUSDA sesuai dengan ketentuan undangan yang ditujukan kepada Ketua Umum dan Sekretaris Umum MUI Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau.

Kegiatan MUSDA VIII MUI Provinsi Riau dilaksanakan selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, 22–24 Desember 2025, bertempat di Gedung Daerah Balai Serindit, Gubernuran Riau, Jalan Diponegoro, Kota Pekanbaru. Forum ini menjadi agenda strategis MUI Provinsi Riau dalam rangka evaluasi kepengurusan, perumusan program kerja, serta penguatan peran ulama dalam menjawab berbagai tantangan umat dan kebangsaan.

Ketua Umum MUI Kabupaten Kampar, Abuya Dr. H. Mawardi Muhammad Saleh, Lc., M.A, menyampaikan bahwa keikutsertaan MUI Kabupaten Kampar dalam MUSDA ini merupakan bentuk komitmen untuk terus berkontribusi aktif dalam memperkuat sinergi kelembagaan MUI di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Ia menegaskan pentingnya forum musyawarah sebagai sarana mempererat ukhuwah ulama serta merumuskan langkah-langkah strategis demi kemaslahatan umat.

Sementara itu, Sekretaris Umum MUI Kabupaten Kampar, Dr. H. Mendra Siswanto, M.Sy, menambahkan bahwa MUSDA menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi, pertukaran gagasan, serta penyelarasan program kerja MUI agar semakin responsif terhadap isu-isu keumatan yang berkembang di masyarakat.

Dengan kehadiran pimpinan MUI Kabupaten Kampar dalam MUSDA VIII ini, diharapkan hasil-hasil musyawarah dapat memberikan kontribusi positif bagi penguatan peran MUI, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten, khususnya dalam pembinaan umat, dakwah, dan penguatan moderasi beragama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *