Perkuat Kompetensi Pendidik, Ponpes Assalam Naga Beralih Hadirkan Ketua Umum MUI Kampar dalam Seminar Strategi Mengajar Kreatif

oleh -70 Dilihat

Kampar Utara, 25 Mei 2026 – Pondok Pesantren Assalam Naga Beralih, Kecamatan Kampar Utara, menggelar Seminar Peningkatan Kompetensi Guru dengan tema “Strategi Mengajar Kreatif dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Pondok Pesantren”. Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin (25/5/2026) tersebut menghadirkan Ketua Umum MUI Kabupaten Kampar, Buya Dr. H. Mawardi M. Saleh, Lc., MA, sebagai salah satu narasumber utama dan sekaligus menjadi bagian dari agenda Jaulah Pimpinan MUI Kabupaten Kampar.

Seminar yang berlangsung di lingkungan Pondok Pesantren Assalam Naga Beralih tersebut diikuti oleh para guru dan tenaga pendidik dengan penuh antusias. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan yang semakin dinamis, khususnya di lingkungan pesantren yang memiliki peran strategis dalam membentuk generasi berilmu dan berakhlak mulia.

Dalam sambutannya, pihak Pondok Pesantren Assalam Naga Beralih menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Ketua Umum MUI Kabupaten Kampar yang telah memenuhi undangan pesantren untuk memberikan pembekalan kepada para guru. Kehadiran MUI Kabupaten Kampar diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus wawasan baru bagi para pendidik dalam mengembangkan metode pembelajaran yang efektif dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Pada kesempatan tersebut, Buya Dr. H. Mawardi M. Saleh, Lc., MA menyampaikan bahwa seorang guru memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan kualitas pendidikan. Oleh karena itu, guru dituntut untuk terus mengembangkan kemampuan dan kreativitasnya agar proses pembelajaran tidak hanya menjadi sarana transfer ilmu, tetapi juga mampu membangun karakter, semangat belajar, dan potensi peserta didik.

Menurut beliau, strategi mengajar kreatif merupakan salah satu kunci keberhasilan pendidikan di era modern. Kreativitas dalam mengajar dapat diwujudkan melalui penggunaan metode yang variatif, pendekatan yang komunikatif, pemanfaatan teknologi pembelajaran, serta kemampuan guru dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan inspiratif.

“Guru yang kreatif akan mampu mengubah kelas menjadi ruang belajar yang hidup. Ketika peserta didik merasa senang dan terlibat dalam proses pembelajaran, maka ilmu yang disampaikan akan lebih mudah dipahami dan membekas dalam diri mereka,” ujar Buya Mawardi.

Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa pesantren memiliki keunggulan tersendiri dalam membentuk karakter generasi muda. Oleh sebab itu, kreativitas guru perlu dipadukan dengan nilai-nilai keislaman, keteladanan, dan pembinaan akhlak agar lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan moral.

Kegiatan seminar ini juga menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan dan sinergi antara MUI Kabupaten Kampar dengan Pondok Pesantren Assalam Naga Beralih. Melalui program Jaulah, MUI Kabupaten Kampar terus berupaya hadir di tengah masyarakat dan lembaga pendidikan Islam untuk memberikan pembinaan, penguatan wawasan keagamaan, serta dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Diskusi yang berlangsung interaktif menunjukkan tingginya antusiasme para peserta. Berbagai pertanyaan terkait strategi pembelajaran, pengelolaan kelas, hingga penguatan karakter santri dibahas secara mendalam sehingga memberikan manfaat praktis bagi para guru dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pendidik.

Dengan terselenggaranya seminar ini, diharapkan para guru Pondok Pesantren Assalam Naga Beralih semakin termotivasi untuk mengembangkan metode pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan efektif. Melalui kolaborasi antara pesantren dan MUI Kabupaten Kampar, diharapkan lahir generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan, kokoh dalam akidah, mulia dalam akhlak, serta siap menghadapi tantangan masa depan dengan penuh optimisme dan tanggung jawab.